Luna's World

Tips Hadapi Badai Amukan Anak

Staedtler LUNA - Setiap orangtua tentu pernah menghadapi temperamen buruk anak, biasanya terjadi bila mereka merasa keinginannya tidak terpenuhi atau merasa tidak diacuhkan. Anak bisa menangis dengan lebaynya, meronta-ronta yang terkadang akan membuat posisi orangtua jadi sangat canggung bila kondisi tersebut terjadi di tempat umum.

Sejatinya, dalam momen itu putra-putri kita sedang dalam mengalami temper tantrum, yakni suatu letupan amarah anak di saat anak menunjukkan kemandirian dengan sikap negatifnya. Hal ini bisa terjadi terutama kepada balita di usia 2-4 tahun. Mereka belum mengenal konsep “nanti”, sehingga tidak dapat menunda atau menunggu pemenuhan atas keinginannya akan membuat putra-putri kita menjadi frustrasi.

Untuk melepaskan rasa frustasi itu, anak menunjukkannya dengan berbagai sikap. Yang paling sering dijumpai adalah menjerit sambil menangis keras-keras, menjatuhkan diri ke lantai, atau bergerak-gerak dengan liar, berguling-guling di lantai, melempar barang, memukul-mukul, menendang, dsb.

Bila kondisi ini terjadi, tentu hampir setiap orangtua akan menyikapinya dengan kemarahan juga. Tidak jarang anak dan orangtua saling menunjukkan kekerasan hati dan sikapnya. Padahal hal tersebut adalah salah. Dalam kondisi anak mengalami temper tantrum, sepatutnya Bunda dapat bersikap tenang. Adapun beberapa tips yang bisa Bunda terapkan sesuai imbauan Children's Hospital of Philadelphia, adalah sebagai berikut:

- Tetap tenang.
- Terus lakukan kegiatan Bunda. Abaikan anak sampai dia lebih tenang dan tunjukkan aturan yang sudah disepakati bersama.
- Jangan memukul anak. Lebih baik mendekapnya dalam pelukan sampai ia tenang.
- Cobalah untuk menemukan alasan kemarahan anak kita.
- Jangan menyerah pada kemarahan anak. Ketika orangtua menyerah, anak-anak belajar untuk menggunakan perilaku yang sama ketika mereka menginginkan sesuatu.
- Jangan membujuk anak Bunda dengan imbalan lain untuk menghentikan kemarahannya. Anak akan belajar untuk terbiasa mendapatkan imbalan ketimbang belajar menuruti kita.
- Arahkan perhatian anak pada sesuatu yang lain.
- Singkirkan benda-benda yang berpotensi berbahaya dari anak Anda.
- Berikan pujian dan penghargaan perilaku bila tantrum telah selesai.
- Tetap jaga komunikasi terbuka dengan anak Bunda.


Kesimpulannya, temper tantrum bukanlah suatu penyakit berbahaya, tapi bila terjadi pembiaran tentu akan memberikan dampak negatif terutama pada kestabilan emosi mereka kelak. Untuk itu Bunda harus tetap tenang dalam menghadapi badai amukan mereka. Karena tentu kita ingin melihat putra-putri kita tumbuh menjadi anak cerdas dan kreatif bukan. Nah Bunda, tetap semangat! 

 

Penulis : Robert Michael

Pic : pixabay.com


Artikel Pojok Bunda Lainnya

Perbedaan Manfaat Membatik untuk Anak dan Dewasa

Membatik bisa memiliki banyak manfaat. Manfaat tersebut berbeda jika diaplikasikan kepada anak... more

Adik Kecil Senang Menyoret Tembok?

Adik kecil di rumah senang sekali menyoret tembok. Biasanya kebiasaan ini terjadi saat adik... more

Mengenal Anak Dengan Gambarnya

Sebagai orangtua, kita bisa mengenal anak dari gambar yang mereka buat. Anak pun sudah mulai bisa... more

Mulai Tahun Depan, Anak Harus TK/PAUD Sebelum Masuk SD

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai tahun depan mewajibkan anak untuk ikut... more

Liburan Sekolah, Ikut Summer Class Pasti Menarik untuk Anak!

Belajar saat sekolah libur adalah kesempatan untuk mempertahankan semangat mereka yang telah... more

Resep Sehat Anak

Dragon Fruit Creme Menyegarkan

Membuat minuman menyegarkan pasti bisa membuat buah hati senang ya Bunda. Untuk itu, tak ada... more

Biskuit Cap Tangan Anak

Membuat Biskuit cap tangan anak pasti seru ya, Bunda. Adik kecil bisa membantu membuat makanan... more

Cara Membuat Kue Cinta Bunda

Mengungkapkan cinta banyak caranya. Apalagi ditunjukan untuk orang tua maupun anak tersayang. Di... more

Quiche Labu Krim Keju untuk si Kecil

Anak kecil memliki dua dominan rasa kesukaan, yang pertama coklat, dan rasa keua adalah keju.... more

Puding Coklat Selimut Saus Strawberry

Kalau adik kecil tidak mau meminum susu, bisa diakali dengan membuat pudding coklat, Bunda.... more

Tumbuh Kembang Anak

Yuk, Ajarkan Anak Cara Mencuci Tangan

Hai Luners, tahu nggak sih, tanggal 15 Oktober telah ditetapkan sebagai hari Cuci Tangan Sedunia?... more

Makna Ajarkan si Kecil Berpuasa

Mengajarkan puasa kepada anak sejak dini memberikan banyak nilai positif. Sebagai orangtua, Bunda... more

Tips Agar Anak Tak Mengantuk Saat Belajar

"Serangan" kantuk seringkali datang saat anak tengah konsentrasi belajar. Mungkin tak sedikit di... more

Mengapa Anak Sering Mengalami Cegukan?

Cegukan adalah kondisi ketika otot diagfragma yang memisahkan bagian rongga dada dan perut... more

Tips Ampuh Menghentikan Cegukan

Tips cara ampuh menghilangkan cegukan pada anak. Meskipun belum diuji secara medis, namun cara... more